Dosen Prodi Peternakan UNTAD Terapkan Teknologi Kompos Cepat untuk Mengolah Limbah Kotoran Sapi di Marawola

Dosen Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako (UNTAD) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui skema Program Produk Unggulan Daerah dengan mengusung judul “Penerapan Teknologi Kompos Cepat dalam Pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari Limbah Kotoran Sapi di Kawasan Marawola”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Agustus 2026, dengan sasaran utama para peternak sapi yang tergabung dalam Solidaritas Alumni Sekolah Peternakan Rakyat (SASPRI) Marawola.
Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan potensi peternakan di wilayah Marawola, khususnya melalui pemanfaatan limbah peternakan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Limbah kotoran sapi yang selama ini berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik, diperkenalkan untuk dapat diolah menjadi Pupuk Organik Padat (POP) melalui penerapan teknologi kompos cepat.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari dosen Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Perikanan UNTAD, dengan ketua tim pengabdian Ir. Rizal Y. Tantu, M.Si., dengan anggota Dr. Ir. Dwi Sulistiawati, M.P., Dr. Ir. Andi Pertiwi Damayanti, S.Pt., M.Si., IPM., Dr. Ir. Syahrir, M.P., dan Saifullah, S.Pt., M.Si. Materi dan praktik yang diberikan berfokus pada pemanfaatan kotoran sapi sebagai bahan baku pupuk organik melalui proses pengomposan yang lebih cepat, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara mandiri oleh para peternak.
Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teoritis mengenai prinsip dan manfaat pengomposan, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai tahapan pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik padat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan peternak dalam mengelola limbah sekaligus membuka peluang pemanfaatannya sebagai input pertanian yang dapat mendukung produktivitas lahan.
Ketua tim pengabdian, Ir. Rizal Y. Tantu, M.Si., menyampaikan bahwa pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik merupakan bagian penting dalam mendorong sistem peternakan yang lebih berkelanjutan. Melalui penerapan teknologi kompos cepat, limbah yang sebelumnya dipandang sebagai buangan dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat bagi kegiatan pertanian sekaligus berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi peternak.
“Pemanfaatan kotoran sapi menjadi pupuk organik padat tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan limbah, tetapi juga dengan bagaimana peternak dapat menciptakan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Teknologi yang diperkenalkan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh kelompok peternak SASPRI Marawola,” demikian pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan pengabdian juga melibatkan sejumlah mahasiswa Program Studi Peternakan dan Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan dari berbagai semester. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman pembelajaran langsung di tengah masyarakat. Mahasiswa berkesempatan berinteraksi dengan peternak, memahami permasalahan nyata di lapangan, serta turut mendukung proses transfer teknologi dari perguruan tinggi kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Peternakan dan Perikanan UNTAD terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan peternakan berbasis potensi lokal. Penerapan teknologi kompos cepat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat dikembangkan menjadi praktik pengelolaan limbah yang berkelanjutan di tingkat peternak.
Pemanfaatan kotoran sapi menjadi pupuk organik padat juga diharapkan mampu mendorong terciptanya konsep ekonomi sirkular dalam usaha peternakan, di mana limbah dari kegiatan pemeliharaan ternak dapat kembali dimanfaatkan sebagai sumber daya yang memberikan manfaat bagi sektor pertanian dan lingkungan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Program Studi Peternakan dan Fakultas Peternakan dan Perikanan UNTAD dalam mengintegrasikan *pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat* untuk menghasilkan inovasi yang aplikatif, meningkatkan kapasitas peternak, serta mendukung pengembangan potensi unggulan daerah secara berkelanjutan.








